Selasa, 29 September 2009

Ketika Ku tak Mampu Bicara

di sana aku tersenyum bersamamu..
bukan bersama, namun ku tersenyum dalam tiap gerakmu
dan engkau tak pernah menyadarinya...
jarak yang kini kulewati
seharusnya tak'kan menyesatkanku untuk meraihmu
namua apa yang mampu kuperbuat?
bila kau tak pernah ingin hadirku

seberkas senyuman itu masih terbayang
membentang indah dalam angan...

pernah sekali kumendengar lajur jalan cintamu
menyisip di antara kedua mataku
terbentang bebas di kedua telingaku
tak sekalipun kau inginkan diriku
hanyaku yang terlalu memuja cintamu
hingga kuabaikan sayapku yang hampir putus saat mengejarmu
kubenamkan robeknya hati, dan kubangkitkan tawaku
meski palsu bagiku

aku tak perlu bicara
ku hanya perlu mengamati cintamu
kapankah dia akan hadir untukku?
tersenyum dengan kata mesra padaku...
hingga memutus urat-urat nadiku menjadi kepingan kasih
yang diciptakan Tuhan untuk menggantikan nafasku
nafas yang terbang untuk kau hinggapi
nafas yang tersedia untuk kau miliki
yang sekian lama menunggumu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar