Kuterus melangkah
menghampiri datangnya 'sang surya'
menembus kegelapan di balik awan
Dan ku terus bernyanyi
lagu 'tentang bintang' yang tak kunjung kembali
bersandarkan awan hitam
menyelimuti seluruh jiwa
Pagi tak jua kembali
malam semakin melelahkan langkahku
di ujung pelangi ku kembali bernyanyi
tentang 'penantian cinta di pagi hari'
Derai airmata mewarnai bias pelangi
yang memudar, keruh dan penuh luka
karna mentari tak kunjung menyambut
memberikan kecupan manisnya
Di ahir waktu ku terus menunggu
cinta yang selama ini terus ku nanti
cinta dari 'sang mentari'
yang terus dinanti pelangi
untuk terus mewarnai hari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar